Minggu, 02 Desember 2018

Wisata Kuliner Jakarta – Ketan Susu Kemayoran


Tadi sore, sepulang lomba renang, Hanif mengajak aku dan mba Sukma untuk jalan-jalan nanti malam. Baiklah kami setuju untuk jalan. Namun berhubung jam 19.00 ada kondangan, kami berjanji kepada Hanif untuk jalan-jalan sesudah acara kondangan selesai.
Waktu menunjukkan sudah hamper pukul 21.00  ketika kami pulang dari acara kondangan. Segera kami memberitahu Hanif agar bersiap. Ternyata bang Adin juga mau ikut. Hore, team nya bertambah jadi 4 orang. Kami bingung mau kemana. Kalau ngopi si Hanif tidak suka. Kalo makan berat, padahal baru kelar kondangan. Taa daaa, entah tiba-tiba teringat Ketan Susu Kemayoran. Yup, here we go.
Ketan susu kemayoran berada di daerah Kemayoran dekat PRJ. Ini link maps nya. Berada di sebuah gang, tempatnya kecil, namun mudah ditemukan karena ramai pengunjung. Jika beruntung, kalian akan bisa langsung pesan dan makan ketans. Namun apabila timingnya tidak tepat alias sudah habis di batch itu, maka kalian harus menunggu dulu. Jangan khawatir, kalian harus menunggu sampai ketannya matang, sekitar 30 menit. Agak kesel sih memang, sama seperti dulu ketika pertama kali ke sini, maka ketan cuma 10 menit, nunggunya 30 menit, dan berebut dengan pengunjung lainnya karena khawatir tidak kebagian dan harus menunggu lagi.
Oke, kami sampai dan syukurlah masih ada ketan yang siap makan. Kami pesan 4 ketan susu, 3 tempe goreng, dan 4 teh manis panas. Kenapa tempe goreng? Ya, jadi seporsi ketan susu di sini berisi ketan, kelapa parut, dan susu kental manis yang biasa dipakai oleh penjual Sop Buah, kalo  tidak salah susunya merk Omella. Biasanya disajikan dengan tempe goreng tanpa tepung, inget ya bukan mendoan. Mungkin kalian berfikir, ihh aneh masa ketan yang manis dicampur dengan tempe goring yang gurih asin? Tapi percayalah, kalian harus mencobanya. Justru paduan rasa ketan, manisnya susu, dan gurihnya kelapa parut, bercampur dengan asinnya tempe, menjadi paduan yang pas dan ngeblend. Ditambah the manis panas yang disajikan dengan gelas kecil. Porsinya serba pas. Menurutku jika dirasakan satu per satu, sebenernya tidak ada yang khas dari ketan susu ini. Enak ya enak namun biasa saja. Tempatnya pun bisa dibilang sempit, tidak bersih dan terang seperti warung-waung pada umumnya, dan berada di gang dekat pasar. Tapi, ketika semua hal-hal tersebut digabung, justru menjadi pengalaman makan (nyemil) yang menyenangkan di malam hari di Ibukota.

Bapak penjual sedang mengambil ketan.
Bagi kalian yang ingin sekedar hang out kuliner di malam hari bersama teman, atau jika ingin mengajak teman kalian yang sedang mengunjungi Ibukota untuk jalan-jalan, maka Ketan Susu Kemayoran ini adalah pilihan tepat. Kenapa ?
1.       Makan ringan namun mengeyangkan. Malam hari so pastinya lapar kan, tapi kalo mau makan berat (nasi, daging, dsb) toh tadi juga sudah makan, sehingga ketan susu ini menyajikan porsi yang pas untuk mengganjal dan menjadi penenang mulut yang pingin ngemil dan perut yang bergejolak lapr kedinginan udara malam.
2.       Pengalaman makan yang berbeda. Mungkin kalau ke kafe untuk sekedar ngopi itu hal yang sudah biasa. Ke angkringan juga bisa dibilang hamper di setiap daerah ada. Ketan susu ini menyajikan pengalaman yang menarik ketika kalian dating ke sini. Trust me, kalian akan gatel ingin mengambil foto hehe.
3.       Sangat murah, satu porsi ketan susu Rp 5.000,-, Tempe goring Rp 1.000,- dan the manis Rp 2.000,-. Jadi total per orang hanya Rp 8.000,-
Suasana di warung ketan susu (durasi video 29 detik)



Wisata Kuliner Jakarta – Ketan Susu Kemayoran

Tadi sore, sepulang lomba renang, Hanif mengajak aku dan mba Sukma untuk jalan-jalan nanti malam. Baiklah kami setuju untuk jalan. Na...