Tadi sore, sepulang lomba renang,
Hanif mengajak aku dan mba Sukma untuk jalan-jalan nanti malam. Baiklah kami
setuju untuk jalan. Namun berhubung jam 19.00 ada kondangan, kami berjanji
kepada Hanif untuk jalan-jalan sesudah acara kondangan selesai.
Waktu menunjukkan sudah hamper
pukul 21.00 ketika kami pulang dari
acara kondangan. Segera kami memberitahu Hanif agar bersiap. Ternyata bang Adin
juga mau ikut. Hore, team nya bertambah jadi 4 orang. Kami bingung mau kemana.
Kalau ngopi si Hanif tidak suka. Kalo makan berat, padahal baru kelar
kondangan. Taa daaa, entah tiba-tiba teringat Ketan Susu Kemayoran. Yup, here
we go.
Ketan susu kemayoran berada di
daerah Kemayoran dekat PRJ. Ini link maps nya. Berada di sebuah gang, tempatnya
kecil, namun mudah ditemukan karena ramai pengunjung. Jika beruntung, kalian
akan bisa langsung pesan dan makan ketans. Namun apabila timingnya tidak tepat
alias sudah habis di batch itu, maka kalian harus menunggu dulu. Jangan khawatir,
kalian harus menunggu sampai ketannya matang, sekitar 30 menit. Agak kesel sih
memang, sama seperti dulu ketika pertama kali ke sini, maka ketan cuma 10
menit, nunggunya 30 menit, dan berebut dengan pengunjung lainnya karena
khawatir tidak kebagian dan harus menunggu lagi.
Oke, kami sampai dan syukurlah
masih ada ketan yang siap makan. Kami pesan 4 ketan susu, 3 tempe goreng, dan 4
teh manis panas. Kenapa tempe goreng? Ya, jadi seporsi ketan susu di sini
berisi ketan, kelapa parut, dan susu kental manis yang biasa dipakai oleh
penjual Sop Buah, kalo tidak salah
susunya merk Omella. Biasanya disajikan dengan tempe goreng tanpa tepung, inget
ya bukan mendoan. Mungkin kalian berfikir, ihh aneh masa ketan yang manis
dicampur dengan tempe goring yang gurih asin? Tapi percayalah, kalian harus
mencobanya. Justru paduan rasa ketan, manisnya susu, dan gurihnya kelapa parut,
bercampur dengan asinnya tempe, menjadi paduan yang pas dan ngeblend. Ditambah
the manis panas yang disajikan dengan gelas kecil. Porsinya serba pas.
Menurutku jika dirasakan satu per satu, sebenernya tidak ada yang khas dari
ketan susu ini. Enak ya enak namun biasa saja. Tempatnya pun bisa dibilang
sempit, tidak bersih dan terang seperti warung-waung pada umumnya, dan berada
di gang dekat pasar. Tapi, ketika semua hal-hal tersebut digabung, justru
menjadi pengalaman makan (nyemil) yang menyenangkan di malam hari di Ibukota.
Bagi kalian yang ingin sekedar hang out kuliner di malam
hari bersama teman, atau jika ingin mengajak teman kalian yang sedang
mengunjungi Ibukota untuk jalan-jalan, maka Ketan Susu Kemayoran ini adalah
pilihan tepat. Kenapa ?
1.
Makan ringan namun mengeyangkan. Malam hari so
pastinya lapar kan, tapi kalo mau makan berat (nasi, daging, dsb) toh tadi juga
sudah makan, sehingga ketan susu ini menyajikan porsi yang pas untuk mengganjal
dan menjadi penenang mulut yang pingin ngemil dan perut yang bergejolak lapr
kedinginan udara malam.
2.
Pengalaman makan yang berbeda. Mungkin kalau ke
kafe untuk sekedar ngopi itu hal yang sudah biasa. Ke angkringan juga bisa
dibilang hamper di setiap daerah ada. Ketan susu ini menyajikan pengalaman yang
menarik ketika kalian dating ke sini. Trust me, kalian akan gatel ingin
mengambil foto hehe.
3.
Sangat murah, satu porsi ketan susu Rp 5.000,-,
Tempe goring Rp 1.000,- dan the manis Rp 2.000,-. Jadi total per orang hanya Rp
8.000,-
Suasana di warung ketan susu (durasi video 29 detik)
Suasana di warung ketan susu (durasi video 29 detik)
