Senin, 25 September 2017

Akupuntur dan hubungannya dengan yin yang

Seminggu terakhir ini aku sedang kegandrungan nonton drama korea " live up to your name" yang mengisahkan tentang dokter ahli akupuntur zaman joseon dan dokter ahli jantung masa kini. Keduanya terjebak time travel antara masa sekarang dan zaman joseon. Kalo tertarik nonton lebih detailnya silakan gugling sendiri ya.
Gara2 drama tersebut, aku menjadi tertarik dengan akupuntur. Selama ini anggapanku terhadap akupuntur salah besar. Dulu aku memandang sebelah mata teknik akupuntur karena kuanggap sama saja dengan pengobatan alternatif lainnya yang menurutku kurang dapat dijelaskan secara scientific. Namun setelah nonton drama tersebut, aku menjadi tahu bahwa akupuntur adalah suatu metode pengobatan yang sangat scientific yang cara kerjanya adalah menyeimbangkan energy di dalam tubuh kita sehingga tubuh akan bekerja kembali dengan baik. Dengan kata lain, akupuntur membuat tubuh kita mengobati dirinya sendiri lebih cepat.
Bicara akupuntur pasti berbicara tentang qi, yin, yang.

Bersambung

Engineer Scada EC PLN



Sebelum bercerita tentang EC, aku akan sedikit meresume tahapan masuk PLN.
Proses seleksi penerimaan PLN terbilang cukup cepat. Sebanyak 5 tahapan tes selesai dalam 1,5 bulan. Aku night pertama kali tes tertulis pertengahan April 2014 lalu pada awal Juni sudah pengumuman.
1. Seleksi administrasi
2. Bahasa inggris
3. Akademik
4. Psikotest
5. LGD
6. Kesehatan 1
7. Kesehatan 2
8. Wawancara
9. Pengumuman

Jalur seleksi penerimaan PLN secara umum seperti tsb diatas, namun karena aku ikut jalur direct shopping (khusus sekitar 8 universitas tertentu dengan S&K berlaku) tidak perlu tes no 2 dan 3. Setelah lolos administrasi, tes pertama adalah psikotest (4) dan LGD (5). Soal psikotestnya mirip mirip dengan bumn dan perusahaan swasta lain. LGD nya menurutku sama dengan FGD. Entah apa bedanya. Peserta dibagi menjadi kelompok kecil sekitar 5 orang lalu diberi suatu kasus dan disuruh mendiskusikannya. Tes (4) dan (5) dilaksanakan dalam 1 hari. Pada saat psikotest diberi tahu bahwa peserta yang lolos akan tes kesehatan 1 (6) sekitar 2 minggu lagi. Tidak sampai 2 minggu sudah ada pengumuman untuk tes kesehatan. Dan pelaksanaanya hanya berselang 3 hari sejak pengumuman. Tes (6) ini masih bersifat fisik seperti Bmi, keseimbangan, buta warna, ambeyen, pendengaran, kardio, rontgen, dsb. Jumlah peserta yang lolos hanya sekitar setengahnya. Satu minggu kemudian sudah keluar hasil dan jadwal tes selanjutnya. Seperti sebelumnya, tes dilaksanakan 3 hari setelah pengumuman keluar. Pada tes kesehatan 2 (7) lebih bersifat lab. Kita disuruh datang dengan membawa feses. Kemudian diambil darah. Tes kesehatan 2 ini cepat, tidak sampai setengah hari. Tidak seperti tes kesehatan 1 yang waktunya seharian. Pengumumannya juga cepat, sekitar seminggu kemudian sudah keluar hasil dan jadwal tes selanjutnya. Peserta yang lolos kurang dari setengahnya. Sekitar 75% peserta gagal di tes kesehatan. Jumlah peserta yang lolos psikotest dan lgd dan sampai di tahap wawancara hanya sekitar 25%. Jadi menurutku hiduplah sehat sejak awal, jangan hanya ketika mau tes saja. Karena kita tidak bisa memanipulasi kesehatan kita, mengingat ritme tes kesehatan di PLN berlangsung cepat tanpa persiapan apapun.

10. Kesamaptaan
11. Pengenalan perusahaan
12. Pembidangan
13. OJT
14. Evaluasi
15. Penempatan 

Wisata Kuliner Jakarta – Ketan Susu Kemayoran

Tadi sore, sepulang lomba renang, Hanif mengajak aku dan mba Sukma untuk jalan-jalan nanti malam. Baiklah kami setuju untuk jalan. Na...